Prestasi Gemilang Nur Diana, Akademisi FEB UNISMA Raih Gelar Doktor dengan IPK Sempurna dalam Waktu 2,5 Tahun Temukan Model Inovatif Dalam meningkatkan Kinerja UMKM Industri Kreatif di Indonesia

Dalam sebuah pencapaian yang luar biasa, Nur Diana, seorang akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang, berhasil meraih gelar Doktor dalam Ilmu Manajemen dari FEB Universitas Negeri Malang dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4.00. Prestasi luar biasa ini dicapai melalui disertasi yang menghadirkan model  Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi dan Barriers Self Efficacy Pada Kinerja UMKM Industri Kreatif. Pencapaian ini diraih dalam waktu yang sangat singkat, hanya 2,5 tahun.

Keberhasilan Nur Diana  meraih predikat Dengan Pujian dalam menempuh pendidikan tinggi menjadi bukti bahwa keuletan , kegigihan, komitmen dan kesabaran  menjadi faktor keberhasilan dalam meraih cita-cita. Pencapaian ini diumumkan dalam sidang promosi doktor yang berlangsung khidmah , di mana Nur Diana mempresentasikan penelitiannya yang berjudul "Model  Penggunaan Sistem Informasi Akuntansi dan Barriers Self Efficacy pada Kinerja UMKM Industri Kreatif di Indonesia."

Sidang promosi ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang Dr. Sumarsono ST, MM dengan promotor utama , Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto, M.Ed., M.Si, bersama dengan co-promotor yang berpengalaman, Prof. Dr. Pujihandayati, S.E., M.Si., Ak., CA., CMA, dan Dr. Nurika Restuningyah. Mereka memberikan bimbingan dan dukungan yang luar biasa selama proses pendidikan dan penyusunan disertasi hingga penyelesaian studi  berlangsung selama 2,5 tahun. Disamping itu dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar secara terbuka di Ruang Sidang Senat Lantai 9 Graha Rektorat Universitas Negeri Malang pada Senin 23 Juni 2025  dihadiri oleh tim penguji yang terdiri Prof. Dr. Heri Pratikto MSi, Prof Dr Imam Mukhlis SE, MSi, Dr Makaryanawati SE, MSi, Ak, CA, CSRS dan Prof. Dr. Dra Lilik Purwanti MSi, Ak, CA, CSRS dari Universitas Brawijaya Malang.

Nur Diana, yang dikenal sebagai sosok inspiratif di kalangan mahasiswa dan rekan-rekannya, mengangkat tema penelitian yang sangat relevan dan penting bagi perekonomian Indonesia. Penelitian ini tidak hanya memberikan kontribusi akademis yang signifikan, tetapi juga menawarkan solusi praktis bagi tantangan yang dihadapi oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor industri kreatif.

Dalam penelitiannya, Diana  panggilannya menyoroti peran penting UMKM Industri kreatif  dalam perekonomian Indonesia yang memiliki kontribusi signifikan terhadap PDB dan penyerapan tenaga kerja,  Namun  menghadapi tantangan besar, terutama dalam adopsi, penggunaan dan pemanfaatan  adopsi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dalam pengelolaan keuangan.  Menurutnya  tantangan terbesar bagi pelaku UMKM, khususnya di industri kreatif, berpusat pada lemahnya pengelolaan keuangan dan rendahnya adopsi teknologi informasi akuntansi. Hal ini diperparah oleh keterbatasan pengetahuan dan kemampuan internal serta resistensi terhadap perubahan, yang secara kolektif menghambat  dalam pencapaian kinerja dan meningkatkan posisi daya saingnya.

“UMKM industri kreatif menghadapi kendala dalam pencapaian kinerja optimal disebabkan  karena rendahnya kemampuan menyusun laporan keuangan yang menggambarkan  informasi posisi keuangan dan hasil kinerja bisnis UMKM. Banyak pelaku UMKM tidak mampu menyusun laporan keuangan terstandar salah satu penyebabnya karena ” Tutur Diana di hadapan dewan penguji  Sidang Promosi Doktor. “

“Penelitian ini menyoroti peran sistem informasi akuntansi dalam pengelolaan keuangan bisnis, dimana  hanya sekitar 20% UMKM industri kreatif yang mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi, menunjukkan adanya hambatan internal seperti kurangnya pengetahuan, ketidakbiasaan dengan sistem baru, dan resistensi terhadap perubahan teknologi” ungkap Diana di hadapan  penguji

Untuk mengatasi kesenjangan penelitian dan tantangan yang dihadapi UMKM, dalam studinya Diana  menkronstruksi model yang mengintegrasikan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), Barrier Self-Efficacy Theory (BSET), dan Contingency Theory. Model ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengetahuan akuntansi, pengalaman bisnis, dan strategi bisnis memengaruhi kinerja UMKM industri kreatif, dengan penggunaan SIA dan barrier self-efficacy sebagai variabel mediasi.

"Penelitian saya mengambil perspektif faktor psikologis kognitif  yang memainkan peran krusial dalam membentuk barriers self-efficacy pelaku UMKM industri kreatif, yang pada gilirannya memengaruhi perilaku mereka dalam menggunakan Sistem Informasi Akuntansi (SIA)” Ungkap Diana dalam paparan disertasinya.

Menurutnya novelty dalam penelitian ini Pertama, masih langkanya Penelitian tentang Barriers Self-Efficacy pada UMKM, sehingga  menciptakan peluang signifikan untuk eksplorasi lebih lanjut di bidang ini, terutama mengingat pentingnya keyakinan individu dalam mengatasi hambatan adopsi SIA.Kedua pengujian kemampuan prediktif teori UTAUT ( Unified Theory of Acceptance and Use of Technology dalam memahami perilaku ekspektasi nilai dan penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) oleh UMKM, Ketiga Penggabungan Ketiga  teori  yakni UTAUT,  BSET dan Contingency Theory belum banyak diterapkan,khususnya bagi UMKM  Industri Kreatif di Indonesia.

 

Dalam penelitiannya, Nur Diana berhasil mengembangkan model inovatif yang mengadaptasi Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang ditemukan oleh Venkatesh et al. pada tahun 2003. Model ini mengintegrasikan elemen-elemen baru yang relevan dengan konteks UMKM di Indonesia, khususnya dalam penggunaan Sistem Informasi Akuntansi (SIA),  barrier self efficacy Theory dan Contingency Theory

"Model ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana UMKM dapat memanfaatkan SIA untuk meningkatkan kinerja mereka, serta mengatasi hambatan yang ada melalui keyakinan diri yang tinggi," jelas Nur Diana dalam presentasinya.

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa investasi dalam Sistem Informasi Akuntansi saja tidak cukup untuk menjamin peningkatan kinerja UMKM Indutri Kreatif ," "Yang lebih penting adalah bagaimana pelaku UMKM menghadapi dan mengatasi hambatan dalam mengadopsi dan menggunakan teknologi ini. Efikasi diri dalam menghadapi tantangan, dikombinasikan dengan strategi bisnis yang solid, adalah resep untuk kesuksesan berkelanjutan di sektor industri kreatif."

Keberhasilan Nur Diana tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Islam Malang, tetapi juga menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa dan akademisi lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan perekonomian Indonesia.  Dengan pencapaian ini, Nur Diana diharapkan dapat terus berkontribusi dalam dunia akademis dan praktik bisnis, serta menjadi agen perubahan yang mendorong kemajuan UMKM di Indonesia.

Rektor Universitas Islam Malang Prof. Drs. Junaidi Mistar PhD yang turut hadir dalam acara sidang Promosi Doktor memberikan sambutan dan memberikan apresiasi atas pencapaian prestasi Nur Diana.

“Mendapatkan IPK 4.0 dan menyelesaikan studi doktoral dalam 2,5 tahun adalah pencapaian yang sangat luar biasa. Ini menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan pemahaman mendalam terhadap materi perkuliahan maupun penelitian yang telah dicapai Bu Nur Diana. Kami sangat bangga atas prestasi yang telah dicapai dan meyakini Ibu Nur Diana  yang merupakan putri terbaik Universitas Islam Malang. Dari sisi pengalaman pengembangan kelembangaan beliau ini memiliki prestasi yang mampu membawa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNISMA memiliki reputasi Internasional dan hal ini didukung oleh pencapaian prestasi akademik yang telah diraihnya selama mengikuti perkuliahan di PDIM Universitas Negeri Malang. Dengan selesainya studi doktoral ini kami berharap semakin meningkatkan penguatan Sumber Daya Manusia baik di FEB maupun di Universitas Islam Malang yang saat ini getol mengejar peningkatan  reputasi Internasional.”

“Selaku pimpinan UNISMA kami ucapkan terima kasih atas dukungan PDIM UM dan kerja samanya dalam upaya meningkatkan SDM dan kedepan kami berharap ada ekspansi kerja sama di berbagai bidang” ujarnya.

Sementara itu Prof. Dr. Budi Eko Soetjipto Med, MSi selaku Promotor Utama merangkap Ketua Program Doktor Ilmu Manajemen dalam sambutannya sangat bangga atas hasil temuan dan pencapaian promovendus Nur Diana, sebagai mahasiswa PDIM Universitas Negeri Malang memiliki prestasi akademik yang konsisten  dengan meraih IPK rata -rata 4.00 di setiap semester. Hal ini didukung luaran mata kuliah yang ditempuhnya terbit dalam jurnal bereputasi terindeks Scopus Q4 hingga Q2 sehingga pada akhir disertasinya mampu menyelesaikan studi dalam jangka waktu 5 semester atau 2,5 tahun dengan IPK  sempurna.


Jangan Lewatkan Kabar Terbaru dari Kami!

Berita Terbaru